Islam tidak pernah melarang manusia untuk marah karena hal itu manusiawi. Hanya saja, ada sejumlah keutamaan yang diraih bagi kaum muslimin apabila dapat menahan dan mengendalikan amarahnya.
Dalam Hadits disebutkan:
لاَ تَغْضَبْ وَلَكَ الْجَنَّةُ.
“Janganlah marah niscaya bagimu surga.” (HR. Ibnu Abid Dunya | Shahih |Shahih Al Jaami No. 7374)
Maksud “jangan marah” ada dua makna:
1. Menahan diri ketika ada sebab yang membuat kita marah, sampai kita tidak marah.
2. Jangan sampai melakukan kelanjutan dari marah.
Adapun 5 Kiat Meredam Marah :
1.Membaca ta’awudz, meminta perlindungan pada Allah dari godaan setan.
2.Diam.
3.Berganti posisi.
4.Mengambil air wudhu.
5.Ingat wasiat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan janji beliau.
“Barangsiapa menahan amarahnya padahal mampu meluapkannya, Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk pada hari Kiamat untuk memberinya pilihan bidadari yang ia inginkan.” (HR. Abu Daud, no. 4777; Ibnu Majah, no. 4186. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini sanadnya hasan).


Tinggalkan Balasan