Pertolongan Allah

Sesungguhnya hakikat kemenangan itu adalah dengan melaksanakan segala perintah Allah, menjauhi semua larangan-Nya, menolong para rasul dan pengikutnya, menolong agama-Nya, berjihad melawan musuh-Nya, dan menaklukkan mereka, sehingga kalimat Allah ‘Azza wa Jalla menjadi yang tertinggi, dan kalimat musuh musuh-Nya menjadi yang terhina.

Allah Ta’ālā berfirman:

وَلَيَنصُرَنَّ اللَّـهُ مَن يَنصُرُهُ

“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya.” (QS. Al Hajj: 40)

Tafsir Al-Muyassar:

Yaitu orang-orang yang dipaksa keluar dari kampong halaman mereka. Bukan karena sesuatu yang telah mereka perbuat, melainkan karena mereka masuk Islam dan berkata: Rabb kami hanya Allah semata. Sekiranya Allah tidak mensyariatkan untuk menolak kezaliman yang bisa diambil manfaatnya oleh semua pemeluk agama-agama samawi, dan menolak kebatilan dengan peperangan yang diizinkan, maka tentulah kebenaran yang terdapat pada setiap umat telah dikalahkan, bumi telah dirusak, dan dihancurkan tempat-tempat ibadah di permukaannya, seperti sinagog para rahib, gereja umat Nasrani, tempat ibadah kaum Yahudi, dan masjid kaum muslimin di mana mereka mengerjakan shalat dan banyak menyebut nama Allah di dalamnya. Barangsiapa yang bersungguh-sungguh menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya atas musuhnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakuat tidak bisa dikalahkan, lagi Mahaperkasa yang tidak tertandingi. Sungguh Dia menguasai makhluk-Nya dan memegang ubun-ubun mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *