Sesuatu yang buruk adalah sesuatu yang tidak disukai karena kejelekan dan kehinaannya, baik bersifat konkret maupun abstrak. Semua keburukan itu tidak disukai dan tidak diridai Allah, bahkan tempat kembalinya adalah ke Jahanam.
Allah berfirman:
لِيَمِيْزَ اللّٰهُ الْخَبِيْثَ مِنَ الطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ الْخَبِيْثَ بَعْضَهٗ عَلٰى بَعْضٍ فَيَرْكُمَهٗ جَمِيْعًا فَيَجْعَلَهٗ فِيْ جَهَنَّمَۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ
Agar Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahanam. – Surah Al-Anfal Ayat 37 –
Tafsir As-Sa’di:
Allah ﷻ ingin membedakan antara yang buruk dengan yang baik, dan masing-masing dari keduanya diletakkan di tempat-nya yang khusus. Dia menjadikan yang buruk dari perbuatan, harta dan pelaku kebaikan sebagiannya di atas sebagian yang lain. فَيَرْكُمَهٗ جَمِيْعًا فَيَجْعَلَهٗ فِيْ جَهَنَّمَۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ “Lalu kesemuanya ditumpukkanNya, dan dimasukkanNya ke dalam Neraka Jahanam. Mereka itulah orang-orang yang merugi.” Orang-orang yang rugi diri dan keluarga mereka pada Hari Kiamat, itulah kerugian yang nyata


Tinggalkan Balasan